Cara Menulis Judul Screenshot Aplikasi yang Menjual

Orang memutuskan install dalam beberapa detik, dan yang mereka baca hanya judul di screenshot pertama. Ini cara menulisnya supaya langsung kena, dalam Bahasa Indonesia yang enak dibaca.

Terakhir dicek ke dokumentasi resmi: Oktober 2026.

Tulis manfaat, bukan nama fitur

Nama fitur menjelaskan apa yang ada di layar. Manfaat menjelaskan kenapa orang harus peduli. Pengguna tidak mencari "Dashboard Transaksi", mereka ingin tahu uangnya lari ke mana.

Dua sampai lima kata

Di hasil pencarian, screenshot tampil sekecil perangko. Judul yang butuh tiga baris tidak akan terbaca. Kalau tidak bisa dipendekkan, biasanya pesannya masih dua hal sekaligus.

Satu screenshot, satu pesan

Jangan gabungkan "cepat, aman, dan murah" dalam satu gambar. Pecah jadi tiga screenshot, masing-masing dengan satu layar yang membuktikannya.

Subjudul menjawab "caranya gimana?"

Judul memberi janji, subjudul memberi buktinya dalam satu baris. Kalau subjudul hanya mengulang judul dengan kata lain, hapus saja.

Susun sebagai cerita

Screenshot pertama: manfaat terbesar. Kedua dan ketiga: dua hal yang paling sering dipakai. Sisanya: fitur pendukung dan alasan untuk percaya. Hindari mengulang manfaat yang sama di dua gambar.

Contoh sebelum dan sesudah

Jenis aplikasiSebelum (nama fitur)Sesudah (manfaat)
KeuanganDashboard TransaksiTahu Uangmu Lari ke Mana
BelanjaFitur Lacak PesananPantau Paket Sampai Depan Pintu
BelajarModul Latihan SoalLatihan 10 Menit Tiap Hari
Kasir UMKMLaporan Penjualan HarianTutup Toko, Laporan Sudah Jadi
TransportasiPemesanan TerjadwalPesan Sekarang, Jemput Besok Pagi

Polanya sama: ambil hasil yang dirasakan pengguna, lalu tulis dengan kata sehari-hari. Kata kerja di depan hampir selalu lebih kuat daripada kata benda.

Pilih gaya bahasa yang cocok

Bahasa Indonesia punya beberapa tingkat keakraban, dan salah pilih terasa janggal. Ini satu pesan yang sama dalam tiga gaya:

GayaContoh judulCocok untuk
FormalKelola Keuangan Anda dengan MudahBank, asuransi, layanan pemerintah. Memakai "Anda".
SantaiAtur Uang Jadi GampangSebagian besar aplikasi konsumen. Memakai "kamu".
Gue-loDuit Lo, Aturan LoAplikasi untuk anak muda perkotaan. Gaya Jakarta.

Yang penting konsisten. Kalau screenshot pertama memakai "kamu", jangan pindah ke "Anda" di screenshot ketiga. Samakan juga dengan bahasa di dalam aplikasinya.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Menerjemahkan kata per kata dari bahasa Inggris. "Seamless Experience" tidak jadi lebih jelas saat ditulis "Pengalaman Mulus".
  • Memakai istilah internal tim. Pengguna tidak tahu apa itu "modul", "dashboard", atau nama kode fitur kamu.
  • Menulis semua huruf kapital. Lebih sulit dibaca di ukuran kecil.
  • Judul yang bisa dipakai aplikasi mana pun, seperti "Mudah dan Cepat". Sebutkan hal yang hanya benar untuk aplikasi kamu.

Kata yang diminta Google Play untuk dihindari

Panduan Google untuk screenshot dan feature graphic meminta kamu tidak memakai klaim seperti "Terbaik", "#1", "Top", "Baru", "Diskon", "Sale", atau "Sejuta Download", dan tidak memakai ajakan seperti "Download sekarang" atau "Install sekarang". Google juga menyarankan teks tidak memakan lebih dari 20% gambar, dan menghindari pesan yang cepat basi.

Kalau buntu

Di editor MockSense, AI bisa membaca screenshot kamu lalu menulis judul dan subjudul dalam Bahasa Indonesia atau Inggris, dengan gaya formal, santai, atau gue-lo. AI juga bisa menulis satu set sekaligus sebagai satu cerita, supaya tiap screenshot tidak mengulang pesan yang sama. Fitur AI termasuk paket berbayar; menulis sendiri dan mengekspor semua ukuran tetap gratis. Untuk urutan kerjanya dari awal, baca cara membuat screenshot aplikasi. Untuk melihat judul yang dipakai aplikasi lain, buka inspirasi screenshot aplikasi Indonesia.

Sumber resmi

Bikin screenshot-nya sekarang

Semua ukuran App Store dan Google Play gratis. Tanpa daftar, tanpa kartu kredit.

Tulis judulnya di editor