Lokalisasi Screenshot Aplikasi ke Bahasa Lain
Kalau aplikasimu tersedia di lebih dari satu negara, screenshot-nya sebaiknya ikut berganti bahasa. Ini cara kerjanya di App Store dan Google Play, dan hal yang sering terlewat.
Terakhir dicek ke dokumentasi resmi: Oktober 2026.
Kenapa perlu dilokalkan
Apple dan Google sama-sama menyarankannya. Apple meminta developer yang aplikasinya tersedia dalam beberapa bahasa untuk melokalkan deskripsi, kata kunci, dan screenshot di tiap pasar. Google meminta teks dan branding di gambar disesuaikan dengan pasar dan bahasanya. Alasannya sederhana: orang lebih cepat paham, dan lebih percaya, pada halaman yang memakai bahasanya sendiri.
Bahasa Asia Tenggara di tiap store
| Bahasa | App Store | Google Play |
|---|---|---|
| Indonesia | Didukung | Didukung (id) |
| Inggris | Didukung (AS, Inggris, Australia, Kanada) | Didukung |
| Melayu | Didukung | Didukung (ms) |
| Vietnam | Didukung | Didukung (vi) |
| Thai | Didukung | Didukung (th) |
| Filipino | Tidak ada di daftar lokalisasi App Store Connect | Didukung (fil) |
Filipino hanya bisa dipakai di Google Play
App Store Connect tidak punya lokalisasi Filipino, jadi pengguna App Store di Filipina melihat listing bahasa Inggris. Screenshot berbahasa Filipino hanya berguna untuk listing Google Play.
Yang terjadi kalau kamu tidak melokalkan
- App Store: saat kamu menambah bahasa, screenshot-nya otomatis memakai screenshot bahasa utama sampai kamu menggantinya. Jadi listing Vietnam bisa tampil dengan screenshot berbahasa Indonesia tanpa kamu sadari.
- Google Play: kalau kamu menambah terjemahan teks tanpa gambar versi bahasa itu, gambar dari bahasa default yang ditampilkan. Kalau tidak ada terjemahan sama sekali, Google bisa menampilkan terjemahan otomatis untuk teks listing, tapi gambar tidak ikut diterjemahkan.
Langkah di App Store Connect
- Buka Apps, lalu pilih aplikasinya.
- Di kanan atas, klik bahasa utama untuk membuka daftar bahasa.
- Di bagian Not Localized, arahkan ke bahasa yang mau ditambah, lalu klik tombol tambah (+).
- Isi deskripsi dan kata kunci untuk bahasa itu, lalu ganti screenshot-nya dengan versi bahasa tersebut.
- Simpan. Ulangi untuk tiap bahasa.
Langkah di Google Play Console
- Buka halaman store listing aplikasinya.
- Klik Manage translations, lalu pilih bahasa yang mau ditambah.
- Terapkan dan simpan, lalu pilih bahasa itu di listing.
- Isi teksnya dan upload screenshot serta feature graphic versi bahasa tersebut.
Kesalahan yang sering terjadi
- Menerjemahkan kata per kata. Judul yang enak di Bahasa Indonesia bisa terdengar kaku di bahasa lain. Tulis ulang maksudnya, bukan katanya.
- Lupa panjang teks. Terjemahan sering lebih panjang dari aslinya, lalu judul turun jadi tiga baris. Cek tiap bahasa di ukuran kecil.
- Hanya mengganti teks di atas, tapi layar aplikasinya masih bahasa lain. Kalau aplikasinya sudah mendukung bahasa itu, ambil ulang screenshot-nya dalam bahasa tersebut.
- Mata uang, nama, dan contoh data yang tidak cocok. Rupiah dan nama Indonesia di listing Thailand terasa asing.
- Melokalkan screenshot tapi tidak melokalkan nama, deskripsi, dan kata kunci listing. Keduanya harus jalan bareng.
Mulai dari mana?
Tidak perlu semua bahasa sekaligus. Mulai dari negara tempat aplikasimu sudah punya pengguna, lihat datanya di App Store Connect atau Play Console, lalu tambah satu bahasa. Bahasa Inggris biasanya langkah pertama yang paling masuk akal, karena dimengerti di banyak negara.
Melokalkan di MockSense
Tulis judul sekali dalam Bahasa Indonesia atau Inggris, lalu pilih bahasa tambahan: Inggris, Melayu, Vietnam, Thai, atau Filipino. AI menerjemahkan dengan menyesuaikan maksudnya, dan hasilnya tetap bisa kamu edit per bahasa. Saat ekspor, tiap bahasa mendapat foldernya sendiri di dalam zip, lengkap dengan semua ukuran. Terjemahan AI dan ekspor lebih dari satu bahasa termasuk paket berbayar. Untuk menulis teks dasarnya, baca cara menulis judul screenshot.